Kamis, 07 Juni 2012


Penggunaan Sistem Pakar dalam Pengembangan Portal Informasi untuk Spesifikasi Jenis Penyakit Infeksi

          Judul diatas adalah salah satu judul jurnal mengenai sistem pakar. Penelitian pada jurnal tersebut didasarkan oleh beberapa permasalahan, seperti dikutip dari jurnal tersebut, yaitu:
a. Kebutuhan masyarakat akan sarana informasi kesehatan, khususnya
menyangkut penyakit-penyakit berbahaya, seperti penyakit infeksi.
b. Kebutuhan masyarakat akan sarana pembelajaran yang efektif mengenai dunia
kesehatan.
c. Kebutuhan masyarakat akan sarana konsultasi, yang dapat membantu
mengidentifikasi dini penyakit-penyakit berbahaya, seperti halnya penyakit
infeksi.
d. Kebutuhan pemerintah atau instansi kesehatan lainnya terhadap sarana
sosialisasi, dan penyuluhan kesehatan.
e. Pengetahuan masyarakat yang sangat terbatas mengenai dunia kesehatan,
menyebabkan kelalaian, dan tingkat kesehatan di masyarakat semakin
menurun.
f. Ketidak-waspadaan masyarakat terhadap penyakit-penyakit berbahaya, dapat
menyebabkan terlambatnya penanggulangan penyakit tersebut, sehingga
berdampak pada keselamatan jiwa masyarakat itu sendiri.

          Tujuan dari penelitiannya, yaitu:
a. Memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan menciptakan sebuah sarana
penyampaian informasi dan pembelajaran yang efektif menyangkut dunia
kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan penyakit-penyakit infeksi.
b. Memahami dan memperoleh model pengetahuan untuk spesifikasi jenis
penyakit-penyakit infeksi.
c. Membantu dalam melakukan identifikasi penyakit infeksi secara dini, melalui
pengolahan komputer, sehingga penanganan lebih lanjut terhadap penyakit
tersebut dapat dengan cepat dilakukan.
d. Memberikan gambaran secara umum, penjelasan, dan bila diperlukan dapat
menyampaikan asumsi-asumsi kepada masyarakat menyangkut penyakitpenyakit
infeksi.
e. Pada kondisi tertentu dapat dinilai lebih mengefesiensikan waktu dan
menghemat biaya, jika dibandingkan menggunakan tenaga medis atau
peralatan medis secara langsung.

Kemudian, batasan masalahnya, yaitu:
          Batasan masalah pada pengembangan Portal Informasi adalah mencakup :
pengguna (user) beserta pengelolaannya, berita beserta pengelolaannya, artikel
beserta pengelolaannya, jajak pendapat (polling) beserta pengelolaannya, buku
tamu beserta pengelolaannya, kontak admin beserta pengelolaannya, links beserta
pengelolaannya, serta penerapan sekuritas.
          Batasan masalah pada pengembangan Sistem Pakar untuk spesifikasi jenis penyakit
infeksi dibatasi pada kategori penyakit-penyakit antara lain : demam berdarah,
demam cikungunya, flu burung, leptospira. Sistem Pakar ini secara bertahap
dirancang agar dapat bersifat fleksibel, sehingga dapat memberikan kemudahan
pada pengembangan selanjutnya.
          Pengelompokan pengguna (user) dari Portal Informasi dan Sistem Pakar terbagi
menjadi : Administrator (pengguna dengan akses penuh), Operator (pengguna
dengan akses semi penuh), dan Member (pengguna umum yang terdaftar). Adapun
pengguna umum yang tidak terdaftar, tidak dikategorikan sebagai pengguna (user)
dalam sistem. Pada pengembangannya Portal Informasi dan Sistem Pakar ini
menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.
          
          Dalam Sistem Pakar, pengetahuan yang telah di uraikan, direpresentasikan
kedalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer. Menurut Firebaugh (1989),
terdapat empat teknik untuk representasi pengetahuan yaitu jaringan semantik,
frame, script dan aturan produksi atau sistem produksi.

Hasil implementasi:
Pemilihan PHP sebagai piranti pemrograman pada pengembangan Portal Informasi
dan Sistem Pakar untuk spesifikasi penyakit infeksi adalah selain PHP bersifat
open source atau bebas pakai, kelebihan lain PHP adalah dapat digunakan di
berbagai flatform komputer (multi flatform). Adapun aplikasi Portal Informasi dan
Sistem Pakar ini diuji pada personal komputer berbasiskan windows dan bersifat
stand alone.

          Pengembangan sistem pakar ini menggunakan teknik pelacakan kedepan (forward
chaining) dan penelusuran data depth-first search yang diimplementasikan kedalam
serangkaian teknik query database, sehingga memungkinkan dilakukan perbaikan
pengetahuan dari Sistem Pakar.


       
Sumber: http://majour.maranatha.edu/index.php/jurnal-informatika/article/view/265

Jumat, 13 April 2012

Pekerjaan Di Bidang Psikologi Yang Menggunakan Komputer Sebagai Media/Alat Utama

          Salah satu pekerjaan di bidang psikologi yang menggunakan komputer sebagai media/alat utama adalah sebagai tenaga pengajar atau bisa disebut juga guru, dosen, dsb. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang pengertian komputer dan perannya sebagai media/alat utama di bidang tenaga pengajar.
          Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika. 
          Komputer memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam bidang pendidikan dan latihan. Komputer berperan sebagai manager dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan nama Computer-Manajed Instruction (CMI). Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam belajar yang pemanfaatannya meliputi; penyajian informasi isi materi pelajaran, latihan, atau kedua-duanya. Modus ini dikenal sebagai Computer-Assisted instruction (CAI). CAI mendukung pengajaran dan pelatihan akan tetapi ia bukanlah penyaji utama materi pelajaran. Komputer dapat menyajikan informasi dan tahapan pembelajaran lainnya disampaikan bukan dengan media komputer. Komputer sebagai alat pelajaran.
Komputer sebagai alat pelajaran (CAI atau Computer Assisted Instruction) mempunyai beberapa keuntungan :
a) Ia dapat membantu murid dan guru dalam pelajaran. Karena computer itu “sabar, cermat, mempunyai ingatan yang sempurna”, ia sesuaisekali untuk latihan dan remedial teaching. Tak ada guru yang dapat memberi latihan tanpa jemu-jemunya seperti computer
b) CAI memiliki banyak kemampuan yang dapat dimanfaatkan segera seperti membuat hitungan atau memproduksi grafik, gambaran dan memberikan bermacam-macam informasi yang tak mungkin dikuasaioleh manusia manapun.
c) CAI sangat fleksibel dalam mengajar dan dapat diatur menurutkeinginan peneliti pelajaran atau penyusunan kurikulum.
d) CAI dan mengajar oleh guru dapat saling melengkapi. Bila computer tidak dapat menjawab pertanyaan murid dengan sendirinya guru akan menjawabnya. Adakalanya komputer dapat memberi jawaban yang takdapat segera dijawab oleh guru.
e) Selain itu komputer dapat pula menilai hasil setiap pelajaran dengan segera.

Dalam Bidang Psikologi Pendidikan yang juga menggunakan Media Komunikasi 
          Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “Cyber Teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. Menurut Rosenberg (2001; 28), e-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan tiga kriteria yaitu:  
a) E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi. 
b) Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar. 
c) Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional.
           Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training), CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Desktop Video conferencing, ILS (Integrated Learning Syatem), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dsb.

 Sumber: 


Senin, 26 Maret 2012

Sistem Informasi Psikologi (Tugas 1): Website Lowongan Kerja yang Informatif

          Pada tulisan saya kali ini, saya akan menggunakan website jobstreet, yaitu www.jobstreet.co.id sebagai korban saya (hehe..).
          Pertama kali, ketika saya memasuki main page jobstreet, yang saya lihat adalah tampilan websitenya yang didominasi oleh warna biru dan putih, disertai dengan daftar pekerjaan yang bisa kita cari di website ini. 
Lihat gambar 1:
Gambar 1

          Setelah itu, saya mencoba untuk mendaftarkan diri saya sebagai pengguna di website ini, iseng-iseng sebagai pelamar kerja (haha). Saya klik menu Sign Up pada main page tersebut. Setelah saya memasuki halaman yang dimaksud (form), saya diminta untuk mengisi form yang ada. Lihat Gambar 2. 
Gambar 2


           Pada gambar 2 ini, terdapat data identitas diri, seperti alamat email yang bisa dihubungi, kata sandi, nama, kebangsaan, negara yang didiami, dan dimana kita ingin bekerja. Disebelah kanan field nama (name) tersebut dicantumkan penjelasan tentang contoh pengisian nama depan dan nama belakang (first and last name). 
          Dilanjutkan di bagian bawahnya, terdapat level dari posisi pekerjaan yang kita inginkan, pada field ini terdapat beberapa pilihan yang bisa di centang, sesuai dengan posisi yang kita inginkan. Lihat Gambar 3.
Gambar 3
          Selanjutnya, di bawahnya terdapat spesialisasi pekerjaan yang kita inginkan. Kita dimungkinkan untuk memilih beberapa bidang pekerjaan yang diinginkan dengan batas maksimum 5 pekerjaan. Lihat Gambar 4.
Gambar 4
   Seperti yang dilihat pada Gambar 4, saya hanya memilih 4 dari banyaknya pilihan pekerjaan yang ditawarkan oleh website ini. Disitu tertulis jelas keempat pilihan saya (Your Selection).
          Yang terakhir adalah field untuk subscriptions, darimana saya tahu tentang website jobstreet dan pilihan sign up now untuk mengakhiri proses pengisian form lowongan kerja saya pada website tersebut. Lihat Gambar 5.
Gambar 5
          Pada Gambar 2, 3, 4, dan 5 tersebut, terlihat tanda bintang berwarna merah (*) pada hampir semua field-nya, seperti email, password, name, dsb. Tanda bintang tersebut merupakan simbol agar field yang ditandai dengan tanda tersebut diisi sepenuhnya (jangan ada yang tidak diisi/terlewat/dibiarkan kosong). Hal ini ada, agar data pengguna yang mendaftarkan diri di website ini jelas, lengkap dan terbukti keasliannya.
          Jadi, kesimpulannya, menurut saya form lowongan pekerjaan pada www.jobstreet.co.id ini cukup informatif, sehingga pengguna dapat mengisinya dengan baik dan benar-benar memudahkan kita dalam mencari lowongan pekerjaan.          






*Special thanx to www.jobstreet.co.id yang menjadi sasaran pembelajaran saya.